GRATIS

Jadikanlah www.kraksaan.com sebagai home di browser Anda (Mozilla Firefox, Google Chrome, Opera, K-meleon) maka Anda sudah hemat uang > Rp. 100.000,oo/bulan Anda lihat Menu "LANGGANAN MAJALAH" di bawah ini.  dst..

Sekarang ndak perlu langganan lagi. Tinggal KLIK !  Enak toh? Mantebh toh?


Tips - Serba-serbi

kompressorJenis Pistol Peletup Paku paling populer adalah pneumatik. Pada mesin ini, gaya menghentak memalu berasal dari udara dipadatkan / terkompresi, yang dihasilkan oleh kompresor udara. Sebuah kompresor udara standar bekerja pada prinsip yang sama seperti pompa air. Memiliki satu atau lebih piston silinder, yang menghirup udara dari atmosfer di upstroke dan mendorongnya ke pistol di downstroke. Ini menghasilkan pasokan konstan udara terkompresi, yang mengalir melalui selang ke tangki udara pistol.

Sebuah Peletup Paku pneumatik menggunakan sejenis palu sebagai solenoida: memiliki piston geser yang menggerakkan pisau panjang. Ketika tekanan udara di atas kepala piston lebih besar daripada di bawahnya, piston dipaksa ke bawah. Ketika tekanan udara di bawah piston lebih besar daripada di atasnya, piston tetap berdiri. Mekanisme pemicu berfungsi untuk menyalurkan arus udara tekan untuk pergeseran keseimbangan ini. Diagram di bawah ini menunjukkan sistem katup yang biasa digunakan dalam senjata jenis ini, coba klik pada gambar setelah 1-2 menit, maka bisa disaksikan animasi cara kerja alat sbb:

JavaScript is disabled!
To display this content, you need a JavaScript capable browser.

Dalam desain ini, sebuah katup bergerak pendorong (a) duduk di atas kepala piston (b). Ketika memicu berada dalam posisi dilepaskan, udara yang dikompresi dapat mengalir ke kedua sisi pendorong katup. Mengalir secara langsung melalui udara reservoir ke bibir di bagian bawah plunyer, melalui memicu katup (c) dan tabung plastik kecil (d) sampai mencapai area di atas tombolnya. Karena udara tekan mengalir ke kedua sisi pendorong, keseimbangan tekanan udara keluar. Tapi plunyer juga terikat pada sebuah pegas (e), yang mendorong itu ke bawah. Ini menggeser tekanan keseimbangan: Ketika pemicu dilepaskan, selalu ada tekanan yang lebih besar di atas plunyer daripada di bawahnya.

Pistol Peletup paku bekerja sangat baik, tidak mengakibatkan kayu pecah, cepat dan rapi. Teknologi ini sudah diterapkan oleh Pak Suherman UKM Perajin Furnitur, Mebel di Paiton - Probolinggo.

.

Pengunjung Online Saat Ini

Ada 53 tamu dan 7 anggota online
Iklan